Berita Bursa Efek Indonesia

Bagian Berita Bursa Efek ini berisi kabar harian terbaru mengenai kinerja Bursa Efek Indonesia (BEI). Kolom-kolom ini membahas dan menganalisis faktor-faktor - baik nasional maupun internasional - yang melatarbelakangi dan mempengaruhi kinerja indeks BEI. Indikator yang dibahas di dalam bagian ini adalah Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). IHSG ini merupakan indeks yang mencerminkan kinerja semua saham yang terdaftar. Dengan demikian, indeks ini merupakan indikator utama BEI.

Unable to Continue Rebound; Indonesia's Stock Index Falls 0.73%

Indonesia's benchmark stock index (IHSG) was not able to continue its rebound. On Friday (15/11), the IHSG fell 0.73 percent to 4,335.45 points amid widespread profit taking. Foreign investors recorded net selling of IDR 193 billion (USD $16.9 million) on today's trading day. Moreover, investors are concerned about the impact of the higher interest rate of the central bank (7.50 percent), particularly on the property and banking sectors in the fourth quarter of 2013.

Baca kolom

Unable to Continue Rebound; Indonesia's Stock Index Falls 0.73% on Friday

Pesimisme Mewarnai Pasar Indonesia: IHSG Terjun 1.80% pada Rabu

Seperti yang kami sampaikan sebelumnya dimana pelemahan terbatas akan sulit tercapai dengan negatifnya sentimen yang justru datang dari dalam negeri. Aksi jual masih dimungkinkan akan berlanjut dan akan berpengaruh pada masih melemahnya IHSG. Laju IHSG bukannya membaik, justru semakin anjlok. Tampaknya pelaku pasar, terutama asing, memanfaatkan rilis kenaikan BI rate tersebut untuk jor-joran melakukan aksi jual. Rilis kenaikan BI rate tersebut tampak menjadi pembenaran dilakukannya aksi jual besarbesaran tersebut.

Baca kolom

Pesimisme Mewarnai Pasar Indonesia: IHSG Terjun 1,80% pada Rabu

Kenaikan BI Rate Berdampak pada Kinerja Rupiah dan IHSG

Laju IHSG yang awalnya hanya melemah tipis dan mencoba untuk rebound, jelang sore hari berubah menjadi pelemahan setelah dipersuram oleh hasil RDG BI yang menaikkan BI rate dari level 7,25 persen menjadi 7,5 persen. Kenaikan BI rate ini tentunya dipersepsikan bahwa kondisi makroekonomi Indonesia yang belum akan membaik dan terutama timbul juga penilaian bahwa masih akan tingginya inflasi hingga akhir tahun.

Baca kolom

Kenaikan BI Rate Berdampak pada Rupiah dan IHSG

Ahead of the Bank Indonesia Meeting Jakarta Composite Index Falls 0.78%

The Jakarta Composite index (Indonesia's benchmark stock index or IHSG) fell on Monday (11/11) amid mixed Asian markets. Not even positive finishes on Wall Street last Friday (08/11) were able to support the IHSG. Most investors seem to be waiting for results of Bank Indonesia's Board of Governor's Meeting which is scheduled for Tuesday (12/11). This meeting will provide answers about the central bank's view of the domestic economy and whether it thinks another adjustement of the BI rate is necessary.

Baca kolom

Ahead of the Bank Indonesia Meeting Jakarta Composite Index Falls 0.78%

 

Pendapat yang diungkapkan di kolom-kolom ini adalah pandangan penulis atau orang yang diwawancarai saja dan karena itu tidak otomatis mencerminkan pandangan Indonesia investments. Para penulis bebas untuk mengemukakan pendapat mereka menyangkut iklim pasar keuangan Indonesia. Fakta yang disajikan dalam kolom ini adalah hasil dari penelitian penulis sendiri atau diambil dari sumber yang ditunjukkan, baca ketentuan umum.