• Today in Indonesian History (11 March 1966): Supersemar

    Today in Indonesian History (11 March 1966): Supersemar

    Today, exactly 49 years ago, Indonesian President Sukarno reluctantly signed a decree that gave full authority to army commander General Suharto to restore order, protect Sukarno and safeguard the Indonesian revolution. This decree, which would become the start of a brand new chapter in Indonesian history (the New Order) as it marked the transfer of executive power from Sukarno to Suharto, became known as Supersemar (Surat Perintah Sebelas Maret, or, the Decree of 11 March).

    Read column ›

  • Sejarah Indonesia: Politik dan Ekonomi di Bawah Sukarno

    History of Indonesia: Politics and the Economy under Sukarno

    Pada pertengahan 1960an, perpolitikan dan perekonomian di Indonesia berada di dalam bencana. Setelah kemerdekaan di tahun 1945 (dan penghentian konflik dengan Belanda di tahun 1949), negara muda ini dilanda dengan politik internal yang berbahaya karena beberapa kekuatan politik - termasuk militer, nasionalis, partai-partai Islam, dan komunis - saling berlawanan satu sama lain. Selama satu dekade, Sukarno, Presiden pertama Indonesia, cukup sukses untuk membendung ancaman dari kekuatan-kekuatan ini dengan menggunakan kekuatan kharismanya. Namun, pada pertengahan 1960an, kegagalannya terbukti nyata.

    Read column ›

  • Indonesia Raya; Lagu Kebangsaan Indonesia

    Indonesia Raya; the Story of the National Anthem of Indonesia

    Sejak Konggres Pemuda Kedua (diadakan pada 28 Oktober 1928), lagu Indonesia Raya menjadi lagu paling penting bagi bangsa Indonesia. Lagu ini, diciptakan oleh Wage Rudolph Supratman, lahir pada masa gerakan nasionalis Indonesia mencapai puncaknya. Setelah ekspansi ekonomi dan politik secara bertahap selama tiga abad, para penjajah Belanda telah menciptakan wilayah koloni yang sangat besar (mencakup kira-kira 17.000 pulau) pada tahun 1928 yang kemudian menjadi batas-batas wilayah bagi negara Indonesia hingga saat ini.

    Read column ›