• Indeks Harga Saham Gabungan: Saham Indonesia ke Arah Mana?

    Pasar saham di Indonesia telah menjadi sangat tidak stabil dalam minggu-minggu terakhir, dan ini telah membuat banyak investor menduga-duga apakah rally yang dimulai pada Oktober lalu masih dapat bertahan dan bisa dilanjutkan. Minggu lalu, MSCI Indonesia Index (yang diperdagangkan dengan simbol saham EIDO) mengalami kejatuhan besar - dari posisi yang jauh di atas batas 6.500 menjadi di bawah batas 6.000. Dari perspektif persentase, gerakan seperti ini bisa menyebabkan kerugian yang signifikan untuk mereka yang membeli saham-saham Indonesia saat harganya masih ada pada level tingkat atas.

    Read column ›

  • Laporan Pendapatan Perusahaan Indonesia Tahun Fiskal 2014

    Laporan-laporan pendapatan perusahaan yang dipilih (mencakup laba bersih dan pendapatan untuk tahun fiskal 2014) dari perusahaan-perusahaan Indonesia yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) disediakan di bawah ini. Perusahaan-perusaahaan ini dibagi dalam kategori sektor: (1) pertanian dan pertambangan, (2) industri dasar dan kimia, (3) macam-macam industri, (4) barang konsumsi, (5) properti dan real estate, (6) infrastruktur, peralatan dan transportasi, (7) keuangan, dan (8) perdagangan, jasa dan investasi.

    Read column ›

  • Inflation Update Indonesia: "April Inflation Higher than Usual"

    Inflation in Indonesia is expected to accelerate to 6.80 percent year-on-year (y/y) in April 2015, from 6.38 percent y/y in the previous month, according to the central bank of Indonesia (Bank Indonesia). As global oil prices have somewhat recovered from their recent lows, they add inflationary pressures in Indonesia (higher transportation costs). On a month-on-month (m/m) basis, Indonesian inflation is expected to be around 0.35 percent in April. This figure would be in sharp contrast to ‘normal’ April inflation.

    Read column ›

  • Mutual Fund Management in Indonesia: Plenty Room for Growth

    After Indonesia’s political year of 2014 ended, financial institutions expect to experience better times in 2015. Last year, economic growth of Indonesia slowed to a five-year low of 5.02 percent (y/y) due to weak exports, the high domestic interest rate environment, and political uncertainties caused by Indonesia’s legislative and presidential elections. This year, however, economic growth is expected to accelerate - albeit slightly - implying stronger purchasing power. One of the businesses that will profit is mutual fund management.

    Read column ›