Di bawah ada daftar dengan kolom dan profil perusahaan yang subyeknya berkaitan.

Berita Hari Ini Inflation

  • Consumer Price Index Indonesia: Inflation 0.51% m/m in January 2016

    Consumer Price Index Indonesia: Inflation 0.51% m/m in January 2016

    Indonesia's inflation rate rose 0.51 percent on a monthly basis in January 2016 according to the latest data from Statistics Indonesia (BPS). Suryamin, Head of BPS, said food products accounted for most of the inflationary pressures in the first month of the year. Inflation tends to have a peak in the months December and January due to Christmas and New Year celebrations when consumer demand for various products, including food items, increases (the other peak comes in the June-August period due to Islamic celebrations).

    Lanjut baca ›

  • Bank Indonesia: Spike in Food Commodity Prices, Inflation Rising

    Bank Indonesia: Spike in Food Commodity Prices, Inflation Rising

    Indonesia's inflation is expected to accelerate in January 2016 according to the country's central bank (Bank Indonesia). Bank Indonesia detected a spike in prices of several food commodities - such as shallots, chili, and beef - at the start of the year. Bank Indonesia Governor Agus Martowardojo told reporters that he expects the country's inflation rate to rise by around 0.75 percent month-on-month (m/m) in January. This would imply that inflation will accelerate to 4.38 percent on an annual basis (from 3.35 percent y/y in December 2015).

    Lanjut baca ›

  • Bank Indonesia Cuts Interest Rate (BI Rate) to 7.25% in January

    Bank Indonesia Cuts Interest Rate (BI Rate) to 7.25% in January

    Although global media focus on the vicious terrorist attacks that occurred today in Jakarta, the country's central bank (Bank Indonesia) made a surprise move by cutting its key interest rate (BI rate) by 25 basis points to 7.50 percent at the January policy meeting. It is a surprise as Bank Indonesia emphasized repeatedly that it is primarily focused on rupiah stability while - amid severe market volatility (due to economic turmoil in China) - the rupiah remains under pressure.

    Lanjut baca ›

  • Indonesia Investments Menerbitkan Newsletter Edisi 10 Januari 2016

    Indonesia Investments Menerbitkan Newsletter Edisi 10 Januari 2016

    Pada tanggal 10 Januari 2016, Indonesia Investments menerbitkan edisi terbaru dari newsletter-nya. Newsletter gratis ini, yang dikirim ke pelanggan kami sekali seminggu, berisi berita baru yang paling penting dari Indonesia yang telah dilaporkan di website kami selama tujuh hari terakhir. Sebagian besar topiknya mencakup masalah ekonomi seperti analisis dampak perlambatan ekonomi Republik Rakyat Tiongkok (RRT) terhadap Indonesia, update inflasi, manufaktur, produksi minyak, perbankan syariah, dan banyak lagi .

    Lanjut baca ›

  • Indeks Harga Konsumen Indonesia: Inflasi 0,96% pada Desember; 3,35% pada tahun 2015

    Indeks Harga Konsumen Indonesia: Inflasi 0,96% pada Desember; 3,35% pada tahun 2015

    Angka inflasi Indonesia pada bulan Desember 2015 lebih tinggi dari yang diharapkan pada 0,96% pada basis month-to-month (m/m). Tingkat inflasi bulanan yang tinggi dikarenakan kenaikan harga makanan dan transportasi selama perayaan Natal dan Tahun Baru. Namun demikian, tingkat inflasi tahunan Indonesia jatuh ke level terendah sejak 2010 karena hilangnya dampak kenaikan harga bahan bakar bersubsidi pada bulan November 2014 dari angka inflasi tahunan, maka realisasi inflasi jatuh jauh di bawah target pemerintah (5%) dan kisaran target bank sentral (3-5%) pada tahun 2015.

    Lanjut baca ›

  • Pasar Saham Indonesia: Prognosis Indeks Harga Saham Gabungan Bulan Januari

    Pasar Saham Indonesia: Prognosis Indeks Harga Saham Gabungan Bulan Januari

    Tahun lalu Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turun 12,13% sehingga berakhir pada 4,593.01 poin pada 30 Desember 2015 di tengah ketidakpastian global yang parah akibat ancaman pengetatan kebijakan moneter di Amerika Serikat (AS) dan perlambatan ekonomi yang besar dari Republik Rakyat Tiongkok (RRT). Hari ini, Bursa Efek Indonesia (BEI) akan memasuki hari perdagangan pertamanya di tahun baru. Apa yang kita harapkan dari kinerja saham Indonesia di Januari 2016?

    Lanjut baca ›

  • Indonesia Investments' Newsletter of 27 December 2015 Released

    Indonesia Investments' Newsletter of 27 December 2015 Released

    On 27 December 2015, Indonesia Investments released the latest edition of its newsletter. This free newsletter, which is sent to our subscribers once per week, contains the most important news stories from Indonesia that have been reported on our website over the last seven days. Most of the topics involve economic matters such as Indonesia's 8th economic stimulus package, inflation, how to set up a legal entity in Indonesia (for foreign investors), updates on Indonesia's coal, cocoa and geothermal industries, and more.

    Lanjut baca ›

  • Consumer Price Index Indonesia: Inflation in 2015 Expected Below 3%

    Consumer Price Index Indonesia: Inflation in 2015 Expected Below 3%

    Indonesian inflation may reach 2.9 percent year-on-year (y/y) only in full-year 2015, the lowest level since 2009 when inflation in Southeast Asia's largest economy was recorded at 2.78 percent (y/y). In recent years Indonesia's inflation has been volatile with peaks correlating with administered price adjustments (primarily fuel and electricity price hikes as the government is keen on limiting spending on subsidies). Another characteristic of Indonesia is that inflation is generally high (compared to advanced economies), which is in line with the higher economic growth pace (than that of advanced economies).

    Lanjut baca ›

  • Suku Bunga Bank Indonesia Tidak Berubah di 7,50%

    Suku Bunga Bank Indonesia Tidak Berubah di 7,50%

    Bank Indonesia, bank sentral dari negara dengan ekonomi terbesar di Asia Tenggara, mempertahankan suku bunga acuannya (BI rate) pada 7,50% pada pertemuan kebijakan di bulan Desember pada hari Kamis (17/12). Sementara itu, fasilitas simpanan Bank Indonesia (Fasbi) tidak berubah pada 5,50% dan fasilitas pinjaman di 8,00%. Ini adalah bulan kesepuluh berturut-turut Bank Indonesia tidak mengubah suku bunganya (pada bulan Februari 2015 bank sentral memangkas BI rate sebesar 0,25%).

    Lanjut baca ›

  • Asian Development Bank Cuts Forecast for Economic Growth Indonesia

    The Asian Development Bank (ADB) lowered its forecast for economic growth in Indonesia to 4.8 percent year-on-year (y/y) in 2015 and to 5.3 percent (y/y) in 2016 from previously 4.9 percent (y/y) and 5.4 percent (y/y), respectively. In its latest report on Indonesia, the ADB cited that problems related to budget disbursement and the nation’s weak export performance were the main factors to cut its growth projection for Indonesia - for both 2015 and 2016 - by 0.1 percentage point. In September 2015, the ADB had already cut its growth forecast for Indonesia on the back of negative effects of China’s economic slowdown.

    Lanjut baca ›

Artikel Terbaru Inflation

  • Statistik Indonesia: Kemiskinan di Indonesia Meningkat akibat Inflasi Tinggi

    Statistik Indonesia: Kemiskinan di Indonesia Meningkat akibat Inflasi Tinggi

    Jumlah orang miskin di Indonesia meningkat. Menurut data terakhir dari Badan Pusat Statistik (BPS), yang diterbitkan hari ini (15/09), ada 28,59 juta orang miskin di Indonesia pada bulan Maret 2015, setara dengan 11,22% dari total penduduk Indonesia. Pada September 2014 persentase penduduk miskin di Indonesia mencapai 10,96% dari penduduk Indonesia, atau 27,73 juta orang. Maka dalam jangka waktu 5 bulan, jumlah penduduk miskin Indonesia naik sebesar 860.000 orang. BPS menerbitkan data dari persentase kemiskinan negara ini dua kali setiap tahunnya yaitu pada bulan Maret dan bulan September.

    Lanjut baca ›

  • Inflasi Agustus Indonesia Menurun, Manufaktur Berkontraksi untuk Sebelas Bulan Berturut-turut

    Inflasi Agustus Indonesia Menurun, Manufaktur Berkontraksi untuk Sebelas Bulan Berturut-turut

    Badan Pusat Statistik (BPS) mengumumkan hari ini (01/09) bahwa inflasi Indonesia telah sedikit menurun menjadi 7,18% pada basis year-on-year (y/y) di Agustus 2015, dari 7,26% (y/y) di bulan sebelumnya. Pada basis month-on-month, inflasi naik 0,39% di bulan Agustus, di bawah perkiraan para analis. Sementara itu, sektor manufaktur Indonesia terus berkontraksi di bulan Agustus, meskipun kondisinya membaik dibandingkan bulan sebelumnya.

    Lanjut baca ›

  • Press Release Bank Indonesia: BI Rate Held at 7.50% in August 2015

    Press Release Bank Indonesia: BI Rate Held at 7.50% in August 2015

    During Bank Indonesia’s Board of Governors it was decided on 18th August 2015 to hold the BI Rate at 7.50 percent, while maintaining the Deposit Facility rate at 5.50 percent and the Lending Facility rate at 8.00 percent. The decision is consonant with efforts to control inflation within the target corridor of 4±1 percent in 2015 and 2016. In the short term, Bank Indonesia (BI) is focused on efforts to stabilize the rupiah amid uncertainty in the global economy, by optimizing monetary operations in the rupiah and the foreign exchange market.

    Lanjut baca ›

  • Update Inflasi Indonesia: Tekanan Musiman Meningkat di Bulan Juni

    Inflation Update Indonesia: Mounting Seasonal Pressures in June

    Bank sentral Indonesia (Bank Indonesia) memprediksi kenaikan inflasi di bulan Juni dan Juli karena perayaan Ramadan dan Idul Fitri, kemungkinan dampak fenomena cuaca El Nino, dan tahun ajaran baru. Bank Indonesia memprediksi akan ada inflasi 0,66% pada basis month-to-month (m/m) di bulan Juni 2015, yang terutama didorong oleh harga bahan pangan yang tidak stabil (fenomena normal menjelang Idul Fitri). Pada basis year-on-year (y/y), inflasi Indonesia diprediksi untuk meningkat menjadi 7,40%, dari 7,15% di bulan Mei.

    Lanjut baca ›

  • Stocks & Rupiah Indonesia Update: Weak Performance Past Week

    Stocks & Rupiah Indonesia Update: Weak Performance Past Week

    Most stock markets and currencies in Southeast Asia weakened on Friday (29/05), including Indonesia’s benchmark Jakarta Composite Index and the rupiah. The Jakarta Composite Index fell 0.40 percent to 5,216.38 points, while the rupiah depreciated 0.01 percent to IDR 13,224 per US dollar according to the Bloomberg Dollar Index. Over the past week, Indonesian stocks and the rupiah weakened primarily due to the Greek debt crisis, looming higher US interest rates and the lack of positive domestic factors.

    Lanjut baca ›

  • Rupiah & Saham Melemah Menjelang Pertemuan Kebijakan Bank Indonesia

    Rupiah & Stocks Weaken Ahead of Bank Indonesia Policy Meeting

    Para investor jelas sedang menunggu hasil-hasil dari Pertemuan Dewan Gubernur Bank Indonesia yang diadakan pada hari ini (19/05). Dalam pertemuan kebijakan ini, bank sentral Indonesia akan memutuskan pendekatan moneternya. Bagi banyak pelaku pasar, merupakan hal yang penting dan krusial untuk mempelajari apakah Bank Indonesia akan menyesuaikan kebijakan suku bunganya dalam rangka mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia (yang telah mencapai kecepatan terlambat dalam lima tahun terakhir di kuartal 1 tahun 2015).

    Lanjut baca ›

  • April Inflation Update Indonesia: Consumer Price Index up 0.36% m/m

    April Inflation Update Indonesia: Consumer Price Index up 0.36% m/m

    Statistics Indonesia (BPS) announced on Monday morning (04/05) that Indonesia’s inflation accelerated to 6.79 percent year-on-year (y/y) in April 2015. On a month-to-month basis, Indonesian inflation was recorded at 0.36 percent in April. Although this result is in line with analysts’ previous projections, April inflation realization is in sharp contrast with the ‘usual’ inflation pace in the fourth month of the year. Usually, Indonesia records slight deflation in April as prices ease amid the peak of the harvest season.

    Lanjut baca ›

  • Inflation Update Indonesia: "April Inflation Higher than Usual"

    Inflation Update Indonesia: April Inflation Higher than Usual

    Inflation in Indonesia is expected to accelerate to 6.80 percent year-on-year (y/y) in April 2015, from 6.38 percent y/y in the previous month, according to the central bank of Indonesia (Bank Indonesia). As global oil prices have somewhat recovered from their recent lows, they add inflationary pressures in Indonesia (higher transportation costs). On a month-on-month (m/m) basis, Indonesian inflation is expected to be around 0.35 percent in April. This figure would be in sharp contrast to ‘normal’ April inflation.

    Lanjut baca ›

  • Bank Indonesia Press Release: BI Rate Maintained at 7.50%

    Bank Indonesia Press Release: BI Rate Maintained at 7.50%

    Indonesia’s central bank (Bank Indonesia) decided to maintain its benchmark interest rate (BI rate) at 7.50 percent, the deposit facility rate at 5.50 percent and lending facility rate at 8.00 percent. This interest rate environment is considered to be in line with the central bank’s ongoing efforts to push the country’s inflation figure within its target of 4±1 percent for 2015 and 2016, as well as to control the country’s current account deficit towards a healthier level at 2.5-3 percent of gross domestic product (GDP) in the medium term.

    Lanjut baca ›

  • Update Berita Indonesia: Inflasi Tetap Terkendali di 2015

    Menurut data terakhir dari Badan Pusat Statistik (BPS), Indonesia mencatat inflasi bulanan sebesar 0,17% pada bulan Maret 2015. Ini adalah bulan pertama tahun ini Indonesia mencatat inflasi bulanan. Pada bulan Januari dan Februari, Indonesia mengalami deflasi masing-masing 0,24% dan 0,36% pada basis month-to-month (m/m). Inflasi Maret terutama disebabkan karena penyesuaian harga yang diatur: harga yang lebih tinggi dari bensin (oktan rendah), diesel, dan tabung gas elpiji 12 kg. Penyesuaian-penyesuaian ini dibutuhkan karena kenaikan harga minyak dan pelemahan rupiah.

    Lanjut baca ›

No business profiles with this tag